WAGHETE, DEIYAI — Papuapatrolie-news.com, Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Perhubungan menggelar Sosialisasi Trayek Transportasi di wilayah Kabupaten Deiyai yang berlangsung di Aula Dinas Perhubungan, Jumat (21/11) siang. Kegiatan ini dinilai strategis mengingat Deiyai merupakan daerah yang tengah berkembang dan memiliki posisi sentral di wilayah Papua Tengah.
Bupati Deiyai, Melkianus Mote, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sosialisasi ini penting karena Deiyai berada di titik penghubung antara Kabupaten Dogiyai, Paniai, Intan Jaya, dan Mimika.
“Sosialisasi ini penting karena Deiyai merupakan daerah sentral. Ke depan, Deiyai akan menjadi tempat persinggahan,” tegas Bupati Mote.
Ia menjelaskan, dalam waktu dekat pesawat Wings Air akan melakukan uji coba pendaratan (test landing) di Deiyai. Jika pesawat berbadan besar sudah mulai beroperasi, maka layanan transportasi darat akan menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat dan pendatang. Oleh karena itu, pengaturan dan penataan trayek harus dipersiapkan secara matang.
Dalam mendukung kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Deiyai telah mulai mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan, terminal, dan pasar.
“Tahun ini kami sudah mulai membuka jalan dua jalur dari pertigaan Tigidoo – belakang perkantoran – hingga Pasar Baru Waghete II. Sementara jalan dua jalur dari Tigidoo ke Pinii akan dikerjakan mulai awal tahun depan,” ujar Mote.
Selain pembangunan infrastruktur, Pemkab Deiyai juga memberikan perhatian khusus kepada para sopir asli daerah dengan memfasilitasi penyediaan lahan di sekitar Pasar Baru Waghete II sebagai area pendukung aktivitas transportasi.
“Ke depan, sopir anak-anak daerah akan terus kita bina dan akan kita tempatkan di bandara,” tambahnya.
Bupati Mote juga menegaskan bahwa terminal utama akan dipusatkan di Pasar Baru Waghete II, sekaligus menjadi titik pengaturan trayek, baik antarwilayah dalam Kabupaten Deiyai maupun antar kabupaten.
Ia berharap sektor transportasi dapat memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi wisatawan maupun pendatang yang ingin berkunjung ke wilayah pedalaman Deiyai.
“Kalau Deiyai aman dan nyaman, orang akan datang. Mereka belanja, uang beredar, mama-mama penjual terbantu dan sopir anak daerah juga mendapatkan penghasilan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati Melkianus Mote meminta agar hasil sosialisasi ini menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat ditindaklanjuti oleh Dinas Perhubungan untuk mendukung sistem transportasi yang tertib dan terencana.
Sosialisasi tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Satuan Lalu Lintas Polres Deiyai, TNI, perwakilan sopir dan ojek, kepala suku, serta unsur terkait lainnya. (PK/DEIYAI)









