DEIYAI – Papuapatrolie-news.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Deiyai menggelar kegiatan sosialisasi program beasiswa bagi lulusan SMK Kesehatan. Sosialisasi ini dilaksanakan di SMK Kesehatan Aweidabi, Jalan Baru Yomeni Waghete, pada Selasa (7/10/2025).
Program beasiswa tersebut merupakan hasil kerja sama antara Dinkes Deiyai dan Yayasan Tiga Jendela Bersaudara (YTJB) yang memberikan kesempatan bagi lulusan SMK Kesehatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi melalui jalur beasiswa penuh.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Deiyai, Mando Mote, dalam wawancaranya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada para siswa mengenai tata cara pendaftaran, persyaratan administrasi, hingga pilihan jurusan yang ditawarkan melalui program beasiswa tersebut.
“Kami hadir untuk memberikan informasi lengkap tentang program beasiswa dari Yayasan Tiga Jendela Bersaudara. Dalam sosialisasi ini kami jelaskan cara registrasi, syarat-syarat yang perlu disiapkan, serta jurusan yang bisa diambil oleh calon penerima,” jelas Mote kepada media.
Ia menambahkan, kerja sama antara Dinas Kesehatan dan YTJB merupakan langkah strategis dalam menyiapkan tenaga kesehatan lokal yang kompeten. “Ini peluang besar bagi putra-putri Deiyai untuk melanjutkan kuliah di bidang kesehatan. Dengan adanya beasiswa ini, kami berharap generasi muda Deiyai bisa melanjutkan studi hingga menjadi dokter, bidan, dan perawat yang kembali mengabdi di daerah asalnya,” ujarnya.
Menurut Mote, kendala utama sektor kesehatan di Deiyai bukan pada ketersediaan fasilitas, melainkan masih minimnya tenaga medis. “Fasilitas kesehatan kita cukup baik, namun masih kekurangan tenaga kesehatan yang siap bekerja di lapangannya. Karena itu, program beasiswa ini sangat relevan untuk menjawab kebutuhan tenaga medis di masa depan,” terangnya.
Ia pun berharap ke depan, seluruh puskesmas dan rumah sakit di Deiyai tidak lagi mengalami kekurangan tenaga kesehatan. “Kami ingin agar ke depan Deiyai memiliki tenaga medis asli daerah, baik dokter, bidan, maupun perawat. Program seperti ini menjadi jalan awal untuk mewujudkannya,” tegas Mote.
Sementara itu, Kepala SMK PPSAH Aweidabi, Derek Douw, S.Pd, mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan yang telah hadir memberikan motivasi sekaligus peluang bagi siswanya. “Program ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Investasi pada sumber daya manusia di bidang kesehatan merupakan langkah strategis untuk kemajuan daerah,” ungkapnya.
Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti seluruh siswa kelas I hingga kelas III SMK Kesehatan Aweidabi dan berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti penjelasan yang disampaikan oleh tim Dinas Kesehatan, terutama terkait mekanisme pendaftaran dan manfaat program beasiswa tersebut. (Red)









