HUT Dharma Wanita ke-26: DWP Dinas Kesehatan Papua Tengah Ajak Anak Panti Bangun Generasi Sehat

NABIRE PT – Papuapatrolie-news.com, Menyambut Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-26 yang jatuh pada 7 Desember 2025 mendatang, Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Tengah melaksanakan kegiatan bhakti sosial di Yayasan Siloam Kalibobo, Nabire, pada Selasa (11/11/2025).

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian dan pengabdian DWP terhadap masyarakat, khususnya anak-anak panti asuhan. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi visi dan misi Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Tengah menegaskan bahwa kegiatan sosial ini sejalan dengan arah kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah yang menempatkan pembangunan manusia sebagai prioritas utama.

“Program prioritas pemimpin kita menjadikan pembangunan manusia sebagai fokus utama, dengan tujuan menciptakan generasi sehat yang akan menjamin masa depan sehat bagi Papua Tengah,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa investasi di bidang kesehatan sejak usia dini menjadi langkah strategis dalam membangun manusia yang berkualitas.

“Setiap anak yang sehat, kuat, dan cerdas adalah aset berharga. Investasi terbesar dimulai dari memastikan mereka mendapatkan pelayanan kesehatan, gizi yang cukup, serta pendidikan kesehatan sejak dini,” tambahnya.

Kegiatan bhakti sosial ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2025 yang mengusung tema “Bersama Wujudkan Papua Tengah Sehat dan Mandiri.” Tema tersebut diterapkan melalui berbagai aksi nyata yang berfokus pada pembangunan Generasi Sehat sebagai pilar masa depan daerah.

Adapun sejumlah kegiatan yang dilaksanakan dalam momentum tersebut meliputi:

1. Edukasi dan praktik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah awal menciptakan generasi yang mandiri dan sadar pentingnya kesehatan.

2. Pemeriksaan malaria dan pengobatan massal, sebagai upaya menurunkan angka kesakitan malaria di Papua Tengah.

3. Pemberian makanan bergizi dan paket sembako, sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan keluarga dan peningkatan gizi masyarakat.

Menutup kegiatan, Kepala Dinas menyampaikan pesan penuh motivasi kepada anak-anak panti asuhan agar tetap semangat belajar dan berjuang meraih cita-cita.

 “Dengan menjadi bagian dari generasi sehat hari ini, kalian sedang membangun masa depan sehat untuk Papua Tengah yang kita cintai, sekaligus mendukung visi pembangunan daerah kita,” pungkasnya. (Red) 

 

Pos terkait