Keerom, Papuapatrolie-news.com – Dalam rangka membentuk karakter generasi muda yang cinta tanah air, Pos Senggi Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 753/AVT melaksanakan kegiatan pembelajaran wawasan kebangsaan bagi para siswa baru SMKN 2 Senggi, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Rabu (30/07/2025).
Kegiatan ini disambut antusias oleh pihak sekolah dan para siswa sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah perbatasan. Atas persetujuan Kepala Sekolah SMKN 2 Senggi, Bapak Koyari, personel Pos Senggi hadir langsung di ruang kelas untuk memberikan pemahaman dasar tentang kebangsaan, nasionalisme, serta pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.
Pabintal Satgas Yonif 753/AVT, Letda Inf Asep Gunawan, memimpin langsung jalannya materi. Ia menjelaskan bahwa pembekalan wawasan kebangsaan sangat penting agar siswa memiliki dasar pemikiran kebangsaan yang kuat sejak dini.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mendidik langsung para murid mengenai wawasan kebangsaan, ilmu yang sangat penting dan wajib diketahui oleh setiap murid Indonesia. Dengan begitu, mereka akan lebih paham dan bisa memaknai dasar-dasar negara secara mendalam,” ujar Letda Inf Asep Gunawan.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 2 Senggi, Bapak Koyari, mengungkapkan apresiasinya atas keterlibatan Satgas dalam dunia pendidikan di wilayah perbatasan.
“Kami bangga dan bersyukur atas perhatian Satgas yang telah meluangkan waktu untuk mengajar dan membekali siswa kami dengan wawasan kebangsaan. Ini adalah bentuk sinergi yang sangat positif. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut secara rutin ke depannya,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan semacam ini penting untuk membentuk karakter siswa sebagai generasi penerus bangsa, terutama di wilayah perbatasan yang memiliki peran strategis dalam menjaga kedaulatan negara.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat nasionalisme tumbuh semakin kuat di kalangan pelajar, sekaligus menjadi landasan dalam mewujudkan generasi yang unggul, cerdas, dan berintegritas demi masa depan Indonesia yang lebih baik. (Red)









