Nabire, PT – Papuapatrolie-news.com, Sabtu 9 Agustus 2025, Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi mencanangkan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025. Kegiatan ini digelar di Kantor Gubernur, Bandara Lama Nabire, dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule, yang hadir mewakili Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Papua Tengah, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan yang turut memeriahkan jalannya kegiatan.
Dalam sambutannya, dr. Silwanus Sumule menegaskan bahwa Bendera Merah Putih bukan hanya selembar kain berwarna merah dan putih, melainkan simbol kedaulatan, persatuan, serta pengorbanan para pahlawan bangsa.
“Melalui gerakan ini, kita menumbuhkan kembali rasa cinta tanah air, memperkuat persatuan, dan meneguhkan kebanggaan kita sebagai bangsa Indonesia,” ujarnya.
Momentum peringatan HUT ke-80 RI yang jatuh pada 17 Agustus 2025, menurutnya, merupakan kesempatan bersejarah untuk mengenang perjuangan panjang dan pengorbanan besar para pendahulu. Gubernur Meki Nawipa, melalui sambutannya yang dibacakan Pj Sekda, mengajak seluruh elemen masyarakat, instansi pemerintah, dunia usaha, dan organisasi kemasyarakatan untuk berpartisipasi aktif menghiasi Papua Tengah dengan kibaran Merah Putih sepanjang Bulan Kemerdekaan, mulai 1 hingga 31 Agustus 2025.
“Mari kita hiasi rumah, kantor, sekolah, pasar, jalan raya, hingga perahu nelayan dengan Merah Putih. Biarlah bendera ini berkibar di setiap sudut Papua Tengah, menjadi tanda semangat kita menyongsong Indonesia Emas 2045,” tuturnya.
Gerakan ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan, dan memperkuat semangat gotong royong demi kemajuan Papua Tengah. Dengan memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Esa, dr. Silwanus Sumule secara resmi memulai gerakan tersebut sambil mengumandangkan semangat kemerdekaan.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-80. Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju,” pungkasnya. (Red)









