Polisi Kejar 2 DPO, Usai Tangkap 7 Pelaku Pengeroyokan dan Perampasan di Nabire

Nabire, papuapatrolie-news.com – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Nabire berhasil mengamankan tujuh orang pemuda yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan dan pengrusakan di Jalan Boythe Kallem, kawasan KPR Siriwini, Kabupaten Nabire, Sabtu siang (12/7/2025).

Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K. menjelaskan bahwa insiden bermula ketika seorang karyawan koperasi bernama Primus (27) sedang menjalankan tugas penagihan sekitar pukul 12.30 WIT. Saat tiba di lokasi, korban secara tiba-tiba dihadang sekelompok pemuda yang diduga dalam pengaruh minuman keras. Korban lalu didorong hingga jatuh dari sepeda motornya dan mengalami pengeroyokan.

Beruntung, korban berhasil melarikan diri dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Regu UKL (Unit Kecil Lengkap) I, Piket Fungsi Polres Nabire, dan Polsek Nabire Kota segera bergerak cepat ke lokasi. Dalam operasi penindakan tersebut, petugas berhasil mengamankan tujuh orang terduga pelaku beserta sejumlah barang bukti.

Sementara itu, dua orang lainnya yang turut terlibat dalam aksi tersebut kini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) dan masih dalam pengejaran.

Polisi juga berhasil mengamankan berbagai barang bukti di lokasi kejadian, di antaranya:

2 bilah sangkur

1 buah cutter berwarna merah

2 buah ketapel

1 unit mobil

Berikut rincian 7 unit sepeda motor yang diamankan:

1. Yamaha Soul GT (Merah Putih), TNKB: PA 4060 KO

2. Honda BeAT (Hitam), TNKB: PA 6164 AM

3. Yamaha Vega Force (Hitam Lis Merah), TNKB: PA 38978 XX

4. Honda Genio (Abu-Abu), tanpa TNKB

5. Yamaha Jupiter Z (Merah Putih), tanpa TNKB

6. Honda Megapro (Merah), TNKB: DS 6381 K

7. Honda Scoopy (Hitam), TNKB: PT 6892 KN (sepeda motor milik korban)

Kapolres Nabire menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap bentuk tindak pidana di wilayah hukumnya dan terus meningkatkan upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama di wilayah-wilayah yang tergolong rawan.

 “Langkah cepat personel di lapangan telah berhasil mengamankan para pelaku dan sejumlah barang bukti. Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk terus bekerjasama menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan jika mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas,” ujar AKBP Samuel.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Nabire. (Red) 

 

Pos terkait