Sentuhan Rohani Satgas 753/AVT di Perbatasan, Warga Belemu: Terima Kasih Bapak TNI!

Pegunungan Bintang, papuapatrolie-news.com – Dalam upaya memperkuat ketahanan spiritual masyarakat perbatasan, personel Pos Belemu Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 753/AVT melaksanakan kegiatan pembagian Alkitab dan buku rohani kepada warga di Kampung Belemu, Kabupaten Pegunungan Bintang, Jumat (11/7/2025).

Dipimpin oleh Danpos Belemu, Lettu Inf Muh Hafizh Dito, kegiatan tersebut dilaksanakan secara langsung dan menyentuh, dengan menyambangi warga dari rumah ke rumah. Personel pos didampingi oleh anak dari Kepala Kampung Belemu, Abraham Lagura, yang turut membantu proses distribusi Alkitab dan buku bacaan rohani kepada warga, termasuk anak-anak.

Dalam suasana penuh kehangatan, tampak prajurit TNI membacakan cerita rohani kepada anak-anak, sementara warga lainnya menyimak dengan penuh perhatian. Tidak hanya itu, personel pos juga memberikan pelayanan kesehatan dengan membagikan obat-obatan kepada warga yang sakit.

Lettu Inf Muh Hafizh Dito menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan TNI untuk mendekatkan diri kepada masyarakat.

“Tujuan kami adalah meningkatkan kesadaran rohani dan ketakwaan masyarakat Belemu, agar tercipta keharmonisan dan kenyamanan di tengah lingkungan masyarakat. Ini adalah salah satu bentuk solusi untuk membantu mengatasi kesulitan warga,” ujarnya.

Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat. Abraham Lagura, perwakilan warga sekaligus anak Kepala Kampung Belemu, menyampaikan rasa terima kasih kepada Satgas.

“Kami merasa terbantu dan sangat senang karena telah dibagikan Alkitab. Harapan kami ke depan, Bapak TNI juga bisa membantu kami membangun gereja di kampung ini,” tuturnya.

Dengan semangat Merah Putih Berbagi, Satgas Yonif 753/AVT terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan moral dan spiritual masyarakat di wilayah perbatasan. Kegiatan ini menjadi langkah nyata bahwa kehadiran TNI tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga turut membangun kehidupan sosial dan keimanan masyarakat di daerah terpencil. (Red)

Pos terkait